Samudra-News.Com. – [Gorontalo Utara] – Didampingi unsur aparat Desa bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Desa Dudepo melaksanakan kegiatan sosialisasi rencana pemekaran desa yang dipusatkan di Dusun II Upo, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh warga Dusun Upo dan Dusun Tapia, Desa Dudepo Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara.
Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Dudepo bersama jajaran pemerintah desa serta Ketua BPD, sebagai bentuk keterbukaan pemerintah desa kepada masyarakat terkait rencana penggabungan dua dusun menjadi satu desa persiapan.
Dalam kesempatan itu, Rustam Biiya menjelaskan secara rinci maksud dan tujuan pemekaran Dusun Upo dan Dusun Tapia. Ia menyampaikan bahwa pemekaran desa diharapkan mampu memperpendek rentang kendali pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
“Kami ingin memastikan bahwa rencana pemekaran ini benar-benar dipahami dan mendapat dukungan masyarakat, karena keberhasilan pemekaran desa sangat bergantung pada partisipasi dan kebersamaan warga,” ujar Rustam Biiya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan suasana tertib dan penuh antusiasme. Masyarakat dari kedua dusun tampak aktif mengikuti jalannya acara serta menyampaikan pandangan dan harapan mereka. Sebagian besar warga menyatakan dukungan terhadap rencana pembentukan desa persiapan karena dinilai akan membawa manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dialog yang terbangun antara warga, pemerintah desa, aparat desa, dan unsur BPD berlangsung secara terbuka dan konstruktif. Berbagai masukan, saran, dan aspirasi disampaikan sebagai bagian dari proses perencanaan pemekaran desa yang demokratis dan partisipatif.
Dengan adanya dukungan dari masyarakat Dusun Upo dan Dusun Tapia, Pemerintah Desa Dudepo menyatakan optimisme bahwa rencana pemekaran desa dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan menjadi langkah awal menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif, mandiri, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.












