Dinas PMD Gorontalo Utara Tancap Gas! Gandeng Rumah BUMN BRI Perkuat Daya Saing UMKM Desa Berbasis Inovasi

Pelatihan dan Pendampingan bagi para pelaku UMKM. (Dok. ist)

Samudra-News.com – [Gorontalo Utara] – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus membuktikan komitmen nyatanya dalam memajukan ekonomi kerakyatan. Berkolaborasi erat dengan Rumah BUMN BRI Gorontalo Utara, Dinas PMD sukses menggelar serangkaian program pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang dipusatkan di Desa Moluo dan Desa Bulalo.

Kegiatan turun lapang ini merupakan tindak lanjut konkret dari Perjanjian Kerja Sama strategis yang telah ditandatangani oleh Dinas PMD pada penghujung tahun 2025 lalu. Langkah ini diambil sebagai respons atas besarnya potensi UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal yang kerap terhambat oleh berbagai tantangan.

Sebagaimana tertuang dalam nota kerja sama kedua belah pihak, UMKM di Gorontalo Utara selama ini masih dihadapkan pada kendala mendasar seperti terbatasnya akses terhadap teknologi, rendahnya kapasitas inovasi, dan keterbatasan dalam memanfaatkan hasil riset. Hal ini menyebabkan pelaku usaha lokal seringkali kesulitan bersaing di tengah gempuran pasar yang semakin kompetitif.

Menjawab tantangan tersebut, Dinas PMD bersinergi dengan Rumah BUMN BRI sebagai agent of development. Rumah BUMN BRI sendiri merupakan inisiatif pembinaan UMKM untuk meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan digitalisasi usaha. Dalam pembagian peran kerja sama ini, Dinas PMD Kabupaten Gorontalo Utara mengambil peran vital dengan memfasilitasi seluruh keikutsertaan peserta serta menyediakan lokasi pelatihan di desa-desa tersebut.

Di sisi lain, kolaborasi ini didukung penuh oleh Rumah BUMN Gorontalo Utara yang menjadi sumber anggaran utama bagi pelaksanaan 5 (lima) program pelatihan tematik, yakni:

  1. Pelatihan Pemanfaatan Marketplace untuk Peningkatan Penjualan UMKM

  2. Pelatihan Praktik Membuat Olahan Rumput Laut

  3. Pelatihan Optimalisasi Teknologi Digital untuk Efisiensi dan Skalabilitas Usaha

  4. Pelatihan Strategi Pengembangan UMKM di Era Digitalisasi

  5. Pelatihan Praktik Membuat Bunga dari Kawat Bulu

Melalui rangkaian program tersebut, para pelaku UMKM mendapatkan fasilitasi langsung berupa transfer teknologi dan pengetahuan. Fokus pembinaannya pun komprehensif, mencakup peningkatan kapasitas manajerial hingga inovasi pada proses produksi agar produk desa memiliki standar kualitas yang tinggi dan siap dipasarkan secara luas.

Menyambut baik terlaksananya kegiatan ini, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gorontalo Utara, Tamrin Monoarfa, menaruh harapan besar atas keberlanjutan program tersebut sebagai momentum kemajuan industri kecil daerah.

“Kami sangat berharap kolaborasi ini dapat menjadi batu loncatan bagi para pelaku usaha di Gorontalo Utara, baik yang bergerak di sektor kuliner maupun kerajinan, untuk bisa terus naik kelas dan bersaing kompetitif dengan pelaku usaha lainnya yang ada di Provinsi Gorontalo,” ujar Tamrin Monoarfa.

Dengan berjalannya program ini, Dinas PMD berharap dapat membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan di tingkat desa, sehingga UMKM di Gorontalo Utara mampu membuka lebih banyak lapangan kerja dan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *